BANDUNG – Babinsa Desa Laksana, Koramil 2403/Paseh, Serka Engkos Kosasih, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Wilayah V Jawa Barat menggelar penyuluhan mitigasi bencana di GOR Desa Laksana, Kampung Sangkan RT 02/RW 10, Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam di wilayahnya.
Dalam penyuluhan itu, warga memperoleh pemahaman mengenai langkah-langkah mitigasi bencana, pentingnya meningkatkan kewaspadaan, serta tindakan yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi bencana.
Peserta juga mendapat edukasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai salah satu upaya mengurangi risiko bencana. Kepedulian terhadap kondisi alam dinilai menjadi bagian penting dalam membangun wilayah yang aman dan tangguh terhadap bencana.
Serka Engkos mengatakan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat sangat diperlukan untuk membangun kesadaran serta kesiapan menghadapi situasi darurat.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat sehingga mampu bertindak cepat dan tepat apabila terjadi bencana. Keselamatan warga menjadi prioritas utama yang harus diwujudkan melalui edukasi dan kerja sama semua pihak, ” ujarnya.
Menurutnya, pemahaman mengenai mitigasi bencana harus terus ditingkatkan karena masyarakat merupakan unsur terdepan yang berhadapan langsung dengan potensi bencana di lingkungan masing-masing.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat sambutan antusias dari warga. Para peserta aktif mengikuti pemaparan serta menyimak berbagai langkah pencegahan dan penanganan awal bencana yang disampaikan.
Melalui penyuluhan tersebut, masyarakat Desa Laksana diharapkan semakin memahami pentingnya mitigasi bencana, mampu meningkatkan kewaspadaan, serta berperan aktif menjaga lingkungan dan membangun budaya tanggap bencana.
Sinergi antara Babinsa, BPBD, BBKSDA, pemerintah desa, dan masyarakat juga diharapkan terus diperkuat guna menciptakan wilayah yang aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana. (PERS)

Engkos Kosasih 03